Ketidaknyamanan merupakan perasaan manusia yg membuat manusia itu gelisah, sedih, kesal, kecewa. perasaan sepeti itulah yang nantinya berujung pada ketidaknyamanan. Namun apakah perlu menghindarinya. Ternyata tidak.. seharusnya menikmati ketika berada di zona, walaupun memang sulit.
Ketidaknyamanan itu sering dirasakan disekitar kita, terkadang aku merasakan ketidaknyamanan disebabkan hal yang menjadi tujuan awal akhirnya bergeser dengan tujuan lain yang bukan tujuan awalku. disitu kadang saya merasa berada di zona ketidaknyamanan.
kalau kita masih bertahan di zona ketidaknyamanan sama halnya kita terus mengafirmasi diri kita bahwa zona yang tidak nyaman
adalah tidak nyaman, maka kita tidak akan dapat bertahan disana dan berakhir
dengan menyamankan diri kita di tempat yang salah karena jika kita masih bertahan di zona tersebut berarti perjuangan, bahwa kita tetap menjalani kehidupan disitu walaupun kita didalam zona yang kita sendiri tidak nyaman.
Zona tidak nyaman yang berarti kegagalan dan kesedihan, sejatinya tidak ada sesuatu itu dinyatakan baik apabila membuat kita menjadi lebih buruk dari sebelumnya. Yang jelas, jangan sampai kita menjadikan diri kita untuk sulit dibongkar dan segera bergegas keluar dari penikmatan kekurangan. sering terjadi di kehidupan sehari – hari adalah ketika putus cinta, lalu sedih berlarut larut. Kuncinya, jangan suka menikmati penderitaan. Banyak orang yang senang menikmati penderitaan yang nilai perjuangan tidak ada disitu. Lebih tepatnya adalah meratapi nasib. Kita harus tau persis kenikmatan kita itu untuk apa. Contohnya saat berdoa pada Tuhan, apakah karena sedih atau gembira. Logikanya kalau kita datang kepada Tuhan karena kesedihan, Tuhan pun akan terus memberi kesedihan karena hanya di kala itu kita datang ke Tuhan, dan sebaliknya, bila kita datang kepada Tuhan karena kegembiraan, Tuhan akan terus beri kegembiraan. Maka dari itu, ketika berdoa, berdoalah karena kegembiraan dan jangan meratapi nasib.
Kadang sebagian dari mereka mulai terbiasa dalam ketidaknyamanan itu bahkan menganggapnya angin lalu saja, tapi tidak taukah untuk menjadi terbiasa, seseorang itu pernah merasakan sakitnya berjuang dalam ketidaknyamanan, sakitnya berjuang tanpa di hargai, sakitnya berusaha tanpa diharapkan, sakitnya berjuang tetapi seperti dibuang. Itu tidak mudah. Mereka yang mempunyai suatu alasan kuat kenapa harus bertahan dalam ketidaknyamanan bisa melewati semua rasa sakit itu, karena alasan bertahan adalah kekuatannya.
Intinya adalah kita harus berani mencoba. Bagaimana pun
hasilnya. Lebih baik hidup pendek cemerlang daripada hidup redup yang belum
tentu panjang. Ijinkan diri anda sibuk dalam hal yang berguna daripada meratapi
kesedihan. Semua orang hebat dulunya tersiksa dalam kesalahan, orang yang besar
pernah bengkok dan patah patah dalam kesalahan sikapnya, tetapi berbahagialah
bahwa kita mempunyai kesempatan memperbaiki diri. Sukses dan gagal bukanlah
suatu hal yang abadi, yang abadi adalah harapan. Harapan untuk selalu menjadi
lebih baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar