Selasa, 31 Maret 2015

Wanita Mawar Berduri

Aku ingin seperti mawar berduri didalam kegelapan. Mawar itu sempurna karena ada durinya, Mawar itu sempurna justru karena ada durinya. Terkadang kebanyakan orang mengira bahwa mawar dengan duri itu dapat merusak keindahan mawar itu sendiri, padahal karena duri itulah bisa membuat mawar itu sempurna. Perumpanaan Mawar Berduri adalah Diri saya Seperti Mawar dan Duri itu adalah Aturan sang maha kuasa untuk saya sebagai wanita. seperti duri pada mawar Banyak orang yang bilang aturan Allah pada wanita itu merusak keindahan wanita, buat wanita susah gaul, susah bekerja, susah beraktivitas, padahal seperti duri pada mawar, aturan seperti itulah Wanita dikatakan Wanita, maka saya adalah Mawar berduri, saya adalah wanita dengan apa yang Allah mau untuk saya lakukan dengan apa yang Allah mau untuk saya kenakan akan saya kenakan, apa yang Allah mau untuk saya rasakan maka akan saya rasakan, apa yang Allah mau apa saya katakan maka akan saya katakan, maka saya adalah mawar berduri, saya wanita dengan apa yang Allah mau ada pada diri saya.
Saya ingin seperti mawar berduri didalam kegelapan, karena saya tidak mau menjadi mawar berduri ditengah taman, kalau saya menjadi mawar berduri ditengah taman, mudah sekali semua orang untuk memetik saya atau hanya ada denda seharga 50ribu atau 20ribu lalu orang dengan mudahnya memetik saya. saya tidak mau seperti itu. saya ingin menjadi mawar berduri ditepi jurang yang tidak ada pencahayaan sama sekali, karena suatu saat nanti kelak ada seseorang lelaki yang memetik saya, dia pasti adalah sosok pria yang pemberani mengorbankan nyawanya untuk saya, karena resikonya besar ditepi jurang menyangkut nyawa bukan sekedar materi untuk mendapatkan mawar berduri. 

Wanita tumbuhlah di tepi jurang. Hingga tak sembarang tangan lelaki bisa menyentuhmu. Hingga jika pun suatu saat ada seorang lelaki memetikmu. pastilah lelaki yang paling berani berkorban untukmu. bukan sembarang tangan, bukan sembarang orang, bukan sembarang lelaki. karena wanita bukanlah barang murah yang boleh di sentuh seenaknya. bukan pula barang hiasan yang bisa di petik dengan ancaman kecil.


-artikel muslimah sholehah perindu surga-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar